It is so beautiful, shining as bright as venus in the dawn, as it named lovejoy. When i see it’s picture, it made me fall in love with it. It brought me some strange-amazed feelings, non-describable by words, and oh can’t you see what i see from it? Small, shiny, beautiful thing walking fast in our wide-wide-universe alone, but still trying to attract our attention by made itself walks toward one of the mightiest celestial creature in our universe. If lovejoy is a living creature, and i destined to can talk with it, i would say, “get out from your path now, young lady! Open your eyes and see what’s in front of you. now!” but too bad, it’s just my imagination.
Lovejoy paths, has no difference with our path as human actually. Lovejoy walks toward the sun, and being predicted to be die this morning. There’s nothing lovejoy can do to face this fact beside prepares itself to die. Ha, preparesitself, yourself, to die is such a frightening-sentence to me. See the same line between lovejoy and us?
Yeah, same with lovejoy, we ARE walking toward one of the mightiest phenomenon in our life right now. Death. But not so lucky like lovejoy, we don’t see it clearly in our way. We all know we’re going to, not will, die someday. Someday is an unspesific, undescribe, non-quantitative measure of time. And so true we can not predict anything about it.
“C/2011 W3 (Lovejoy) was discovered by Australian amateur astronomer Terry Lovejoy on Nov. 27, 2011. It is expected to make closest solar approach on Thursday (Dec. 15) at 7 p.m. EST. When it does so, it will only be 87,000 miles from the churning solar “surface” — the photosphere." - news.discovery.com
Lovejoy knows well what is going to be happen with itself. It knows when, and how, it path is going to be ended. Lovejoy can prepare itself to face death. And still i imagine it as a living creature, lovejoy must be living it’s life gratefuly, Doing something as good as possible, and refrain from anything bad that can make itself regrets it someday. well, it might be scared and sad to know that it only lives a short-life, but in a positive way, it can makes up it’s life into something good, or maybe perfect.
Unlike us, human, who didn’t have no idea about what would happened in the future. Even in a second later. We trapped in our own plan of living life successfully but unfortunately we forgot about what we’re going to face exactly in our life. We work, we play, we love, we’re trying to live as great as possible. We’re trying to balance between work and life. But we forgot to balance between what is real and surreal, between the life that we’re living, and the life that we’re going to live someday. Pathetically ironic.
Dear human, my friends, let’s take a look into lovejoy’s path. Even something as wonderful as it, would end. Lovejoy might be living a short-life, as we know, but in the end of it life, it makes something big to learn. Lovejoy makes it’s life valuable for others, for us. So let’s have a life like lovejoy. Even we don’t know when ‘our time’ will come, but it is going to. And let’s be prepared.
It’s almost at 7 right now which lovejoy predicted to encounter the sun. Good bye, love joy. I may know you for just two days, but you gave me a lot. Thank you.
repost from my tumblr account : aniisfitriani.tumblr.com
Thursday, December 15, 2011
Thursday, November 4, 2010
what - if
"What and If are two words as non-threatening as words can be. But put them together side-by-side and they have the power to haunt you for the rest of your life: What if? What if? What if?"
- a letter to juliet-
i watched this movie, a letter to juliet. at first, i thought it was a cheesy-drama-movie with all abiut love, passion, faith, and bla bla bla in there. but nearly the end of this movie, i recognized something meaningful, something big. that quote.
let's see. what if? what if? what if? in indonesia, gimana ya? gimana ya? gimana ya? :) yep, kata kata ini emang mungkin terlihat simple dan ga berbahaya ketika diucapin hanya sekali atau dua kali. banyak orang yang berdalih mempertimbangkan ketika mengucapkan kata ini. padahal, apa bener "mempertimbangkan"? apa malah cuma takut terjun, takut masuk, takut menghadapi kenyataan, takut berkorban, takut, takut, takut...
jujur, gw sendiri termasuk orang yang sangat menyesali gue baca quote ini ketika gw berumur 20 tahun, ketika udah terlalu banyak penyesalan yang gw alami karna gw ga berani take a risk dan terlalu banyak berfikir what if? what if? what if? dalam pendidikan, sosial, pengalaman, pengembangan diri, semua pernah gw sesalin. dan pada saat nntn film ini gw baru bener-bener 'engeh' bahwa udah banyaak banget hal hal yg gw lewatin karna gw terlalu takut ambil konsekuensinya. payah ya?
mungkin ga semua orang mengalami kaya gw, terlalu takut untuk ambil resiko. tapi gw juga yakin, ga sedikit orang yang bernasib sama kaya gw. dan dengan tulisan ini, gw mau ingetin sama semua yang baca tulisan gw ini. ya. what if, adalah suatu kata yang berbahaya ketika lo banyak mengucapkannya. come on, fellas! kalo kalian emang punya sesuatu yang kalian kejar, kalian ingin capai, kalian ingin dapetin, GO FOR IT! jangan terlalu banyak berfikir "kalo gini gimana ya? kalo ambil ini gimana ya nanti? bisa ga ya?" heyy.. ga usah takut. sesusah apapun konsekuensi yang lo bakal dapet kedepannya nanti, lo pasti akan bisa ngelewatin itu kok. usaha aja yang terbaik, kejar kejar kejar. kalopun kalian pada akhirnya gagal, dan ga bisa ngelewatin tantangan itu, selama kalian udah kerja keras dan usaha, kegagalan itu jadi sebuah kegagalan yang sama sekali tidak sia-sia. pasti itu akan jadi pelajaran yang berharga buat kalian untuk kedepannya :)
so fellas, i remind you again, what and if, when you put them together, they REALLY have a power to haunt you for the rest of your life. so, erase it from your mind, think positive, optimist, then go get your dream!
Sunday, July 4, 2010
a friend says:
"ketika lo menghadapi saat yang sangat berat,
sampe lo berfikir bahwa lo ga akan bisa lanjut lagi,
tenang aja, suatu saat nanti, seberapapun beratnya,
semuanya bakal terlewati."
Ya, betul banget. mungkin kata kata ini udah gw posting berkali kali. baik di facebook, twitter, status ym, dan dimana mana lagi gue lupa. tapi gue ga akan pernah bosen dan ga akan pernah lupa atas quote yang satu ini. thanks to you dear best friend for that, i really appreciate.
gw pada dasarnya adalah orang yang sangat memikirkan ini itu. atau kalo kata anak-anak gaul gue itu orangnya "ga nyante". ya, itu gue. gue ga pernah bisa bergerak tanpa perencanaan. baik tertulis atau engga, resmi atau sekedar rencana yg berputar diotak. lagi-lagi ya, itu gue. mungkin kalo diliat sepintas, hal itu bukanlah hal yang buruk. merencanakan sesuatu adalah hal yang bagus.
tapi, don't know why, akhir2 ini gue selalu kepentok dengan segala hal yang berbau 'perencanaan'. dan gara2 kebiasaan gue yang planning-minded, gue jadi sering banget kepentok sama orang-orang yang sedikit santai. dan hal ini, bukan hanya sekali atau dua kali, tapi sering.
jeleknya lagi, gue ini sensitiv banget. banget. banget. entah emang dasarnya cewe itu sensitiv, atau gue aja yg over sensi. hal sekecil apapun, yang menyinggung gue, bagi gue itu adalah suatu hal yg sangat besar dan akan gue pikiriiin terus sampe berhari hari. now that's bad! :(
dari sinilah gw sering banget ngerasa kalo semua ini kacau, messed up. gw sering sensian kesana sini, ke satu orang ganti orang lain ganti orang lain lagi. dan itu bener bener biikin gue frustasi. banget.
dan disitulah, disitulah letak kegunaan advice itu. di masa masa gue yang sulit itu, dimasa masa gue frustasi atas semua yg terjadi pada gue. muncullah advice itu. nenangin gue, bikin gue bisa berhenti sebentar untuk ngambil nafas dan berfikir strategi apa yang harus gw ambil saat gue mulai jalan lagi. dan bahkan ketika gue harus berlari. advice yg sangat berguna, ga bakal gue lupa. thank you :)
let's try
Subscribe to:
Posts (Atom)
